Penyakit diabetes melitus

Diabetes Melitus atau DM atau juga di kalangan masyarakat  luas, penyakit ini lebih dikenal sebagai penyakit gula atau kencing manis ialah penyakit kelainan metabolik yang dikarenakan oleh banyak factor seperti ketidaklah sempurnaan insulin atau bisa juga dikarenakan oleh ketakmampuan tubuh untuk mefaedahkan insulin. Adapun Insulin ialah enzim yang bertanggung jawab dalam metabolisme karbohidrat di dalam tubuh kita. Pada keadaan normal, jika kita mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi maka tubuh kita akan mencerna karbohidrat menjadi glukosa atau gula, kemudian glukosa tersebut akan diedarkan ke semua tubuh melalui peredaran darah, dan selanjutnya dengan bantuan insulin, glukosa di dalam aliran darah akan masuk ke dalam jaringan dan sel-sel tubuh untuk dirubah menjadi energi. 
Jadi jika sebagai perumpamaan, tubuh kita ibarat seperti mesin mobil, dan glukosa sebagai bahan bakarnya yang dipergunakan untuk membikin mesin mobil hidup. Penyakit diabetes melitus dapat  mengakibatkan  berbagai macam  macam  komplikasi  yang  tidaklah main-main  pada organ  tubuh  seperti mata, ginjal, jantung,  dan  pembuluh  darah. Untuk  menghalangi komplikasi yang lebih tidaklah main-main ialah  dengan diagnosis  dini penyakit diabetes melitus supaya segera mendapat tindakan lebih awal dalam pengobatan. Secara etimologi Penyakit diabetes melitus dapat di bagi menjadi berapa diantaranya ialah Penyakit diabetes melitus tipe 1, Penyakit diabetes melitus tipe 2, Penyakit diabetes melitus dalam ke hamilan, dan diabetes tipe lain. 

Penyakit diabetes melitus tipe 1

Adapun penyakit diabetes melitus tipe 1 ini berlangsung dikarenakan kerusakan sel pankreas. Pankreas ialah satu-satunya sel tubuh yang menghasilkan insulin yang berfungsi untuk mengatur kadar glukosa dalam tubuh. Apabila kerusakan sel pankreas telah mencapai 80 sd 90% maka gejala penyakit diabetes melitus mulai muncul. Perusakan sel pankreas ini lebih cepat berlangsung pada anak-anak dibanding orang dewasa, akan tetapi penyakit ini juga dapat berkembang pada orang dewasa usia sekitar 30 sd 40 th. Sebagian besar penderita penyakit diabetes melitus tipe 1 sebahagian besar oleh karena proses autoimun dan  sebahagian kecil  non  autoimun.
 

Penyakit diabetes melitus tipe 2 

Penyakit diabetes melitus tipe 2 ialah 90% dari kasus penyakit diabetes melitus. Bentuk Penyakit diabetes melitus ini bervariasi mulai yang dominan resistensi insulin, defisiensi insulin cenderung sampai defeksekresi insulin. Pada diabetes melitus tipe 2 ini berlangsung penurunan kemampuan insulin bekerja di jaringan perifer dan disfungsi sel. Akibatnya, pankreas tak mampu memproduksi insulin yang cukup untuk mengkompensasi insulin ressistantce. Kedua hal ini menjadi karena berlangsungnya defisiensi insulin cenderung. Kegemukan  seringkali  berhubungan  dengan  keadaan  ini.  Penyakit diabetes melitus tipe 2 umumnya  berlangsung pada  usia  >  40  tahun. Pada  Penyakit diabetes melitus tipe 2 berlangsung  gangguan  pengikatan  glukosa  oleh reseptornya tetapi produksi insulin masihlah dalam batas normal sehingga  penderita tak terkait pada  pemberian insulin. 

Penyakit diabetes melitus dalam kehamilan

Penyakit diabetes melitus dalam kehamilan ialah kehamilan yang disertai dengan peningkatan insulin ressistantce (ibu hamil gagal mempertahankan euglycemia). Pada umumnya  mulai ditemukan pada kehamilan trimester kedua atau ketiga. Factor  resiko Penyakit diabetes melitus dalam kehamilan yakni riwayat  keluarga  DM, kegemukan dan glikosuria.
Nah, itulah artikel berapa penyakit diabetes melitus gampang-gampangan berguna bagi pembaca, sebagai tambahan wawasan baca juga artikel kita sebelumnya yakni menyangkut penyakit tipes.

0 Response to "Penyakit diabetes melitus"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel