Efek Tidur untuk Kecantikan Kulit




Durasi tidur malam yang cukup dan kualitas kenyenyakan tidur berbanding lurus dengan kesehatan kulit yang baik karena ketika kamu kurang tidur, maka tubuhmu akan memproduksi lebih banyak hormon stres kortisol. Peningkatan kadar kortisol dalam tubuh dapat menyebabkan peningkatan stres dan peradangan di dalam tubuh, serta merusak kualitas kulitmu.


Tetapi hubungan antara kesehatan kulit dan kekurangan tidur berkualitas dapat menjadi sebuah lingkaran setan, terutama dengan kondisi seperti dermatitis atopik atau eksim, yang dapat menyebabkan kondisi menggaruk bahkan hingga sepanjang malam,

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Clinics in Dermatology menunjukkan bahwa "Tidur yang buruk dapat menyebabkan peningkatan hormon stres dalam tubuh yang meningkatkan tingkat keparahan kondisi inflamasi kulit seperti jerawat atau psoriasis," jelas Jessica Krant, MD, MPH, asisten profesor klinis dermatologi di SUNY Downstate Medical Center dan pendiri Art of Dermatologi di New York.

Hal ini juga dapat menyebabkan peningkatan gatal yang dapat mengganggu tidur. Saat siklus lingkaran setan ini berlanjut, kondisi kulit dan kualitas tidur dapat semakin memburuk. Secara kontras, kondisi kulit dan kualitas tidur juga dapat meningkat bersama-sama. Tidur akan membantu membersihkan kulit, yang memungkinkan tidur untuk memperbaiki dan pada gilirannya akan meningkatkan kesehatan kulit. "


Berikut ini adalah enam alasan mengapa kurang tidur mengurangi kesehatan kulit dan kesehatan kamu secara umum:

1. Kurang tidur memperburuk kondisi kulit. Peningkatan respon inflamasi muncul dalam bentuk peningkatan jerawat, peningkatan sensitivitas kulit, peningkatan reaksi alergi dermatitis kontak, dan peningkatan dermatitis iritan - dan dalam kondisi yang lebih parah ini berarti kamu mesti lebih banyak mengalami perawatan kulit.

2. Tidak cukup tidur akan mengurangi kecantikan alami kulit kamu. Peningkatan sel-sel inflamasi dalam tubuh menyebabkan peningkatan pemecahan kolagen dan asam hialuronat, molekul-molekul yang memberikan cahaya pada kulitmu dan tentu saja hal ini sangat merugikan karena 2 zat ini benar-benar dibutuhkan oleh kulit yang sehat.

3. Kurang tidur membuat masalah kulit yang berhubungan erat dengan kekebalan tubuh menjadi lebih buruk. Peradangan yang meningkat di dalam tubuh melemahkan kemampuan tubuh untuk mengatur sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan tidak hanya lebih sering sakit, tetapi juga memicu kondisi lebih buruk pada penyakit kulit yang berhubungan dengan kekebalan tubuh seperti psoriasis dan eksim.

Psoriasis bukan hanya sekedar penyakit kulit; kondisi itu juga merupakan indikator bahwa terjadi peradangan dalam tubuh. "Banyak orang dengan psoriasis berat sebenarnya memiliki peningkatan risiko untuk serangan jantung, yang menjadi alasan untuk tetap menjaga tingkat stres tetap rendah dan memperoleh tidur yang berkualitas baik," kata Dr. Krant.

4. Tidak cukup tidur membuat kecantikan terus kurang. Saat kamu sedang tidur hidrasi tubuh mengalami penyeimbangan. Kulit dapat memulihkan kelembapannya, sementara air berlebih secara umum di dalam tubuh diproses untuk dibuang. Tidak cukup tidur menghasilkan keseimbangan air yang buruk pada tubuh, yang menyebabkan kantong bengkak di bawah mata dan lingkaran di bawah mata, serta menyebabkan kekeringan dan kerutan yang jadi lebih terlihat.

5. Kurang tidur mempercepat proses penuaan dini. Saat kamu memiliki tidur yang nyenyak, maka peningkatan hormon pertumbuhan memungkinkan sel yang rusak untuk diperbaiki. Tanpa mengalami fase tidur yang lebih dalam, hal ini tidak akan terjadi serta memungkinkan kerusakan kecil harian jadi berakumulasi. Ini akan menghasilkan tanda penuaan yang lebih terlihat.

6. Kurang tidur juga ikut berkontribusi pada penambahan berat badan. Tidur membantu tubuh melakukan pengaturan berat badan yang juga baik untuk kulit kamu. Tidur membuat kamu merasa kurang lapar. Studi terbaru menyatakan hubungan antara kurang tidur dengan peningkatan konsumsi makanan ringan dan kalori berlebihan.


Berikut ini adalah sedikit tips agar lebih bisa tidur nyenyak di malam hari yang baik untuk kesehatan kulit dan kesehatan pada umumnya:

Jangan makan terlalu banyak makan di siang hari.

Minum banyak air sepanjang hari, tetapi tidak pada malam hari.

Tidurlah di bawah selimut hangat di ruangan yang dingin, gelap, dan tenang untuk meningkatkan kualitas tidur.

Jauhkan peralatan elektronik dari kamar tidur.

Gunakan seprai katun dan bersihkan perlengkapan tidur secara teratur, sehingga tidak menjadi sumber tungau, bakteri, dan  debu.

Gunakanlah  deterjen yang tidak memiliki wewangian yang terlalu kuat untuk mencuci seprei dan sarung bantal, yang kira-kira dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Tidur yang berkualitas berkaitan erat dengan kecantikan, maka durasi tidur yang cukup dan kualitas tidur menjadi keharusan jika kamu ingin memiliki kulit yang bersinar.

0 Response to "Efek Tidur untuk Kecantikan Kulit"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel