Latihan Aerobik Efektif Membakar Lemak




Jika kamu ingin menghilangan lemak tubuh yang membandel dan ingin punya bentuk tubuh yang bagus maka kamu memerlukan setidaknya beberapa aktivitas aerobik untuk mencapainya. Berbagai macam metode aerobik yang ada dengan tekhnik yang berbeda-beda pula serta melibatkan banyak variasi kardio cenderung menyebabkan kebingungan bagi mereka yang ingin menghilangkan kelebihan berat badan melalui latihan otot agar terlihat lebih baik.

Pertanyaan yang biasa diajukan adalah apa metode terbaik dari latihan aerobik? Adakah suatu cara yang sempurna untuk menghilangkan lemak melalui latihan kardiovaskular?

Latihan aerobik pada dasarnya membutuhkan lemak sebagai sumber bahan bakar primer, sedangkan karbohidrat dan protein yang digunakan pada skala yang lebih kecil. Berdasarkan hal ini dapat jelas disimpulkan bahwa untuk membakar lemak maka latihan aerobik sangat penting dilakukan.

Namun, tentang jenis aerobik apa yang paling dibutuhkan untuk membakar lemak masih menjadi perdebatan. Latihan aerobik (biasanya dilakukan pada intensitas sedang, meskipun aerobik intensitas tinggi lebih terbukti membakar lebih banyak kalori) merupakan bentuk latihan yang berulang, panjang, dan cukup keras untuk menantang kerja jantung dan paru-paru untuk menggunakan oksigen sebagai sumber bahan bakar agar ubuh dapat bertahanselama periode yang lebih lama (15 hingga 20 menit atau lebih).

Kegiatan aerobik dapat meliputi: Mendayung, lari, jalan kaki, bersepeda, serta variasi di antara kesemuanya ini (kesamaan dari beberapa metode ini adalah aktivitasnya cenederung menggunakan kelompok otot besar). Dengan latihan aerobik maka oksigen, lemak dan karbohidrat bergabung untuk menghasilkan adenosine triphosphate (ATP), yaitu sumber bahan bakar dasar untuk semua sel tubuh.

Namun, mengingat bahwa lemak adalah sumber bahan bakar utama untuk aktivitas aerobik dan dikarenakan tubuh memiliki simpanan lemak yang lebih besar serta lebih mudah dimobilisasi oleh oksigen dibandingkan dengan karbohidrat dan protein maka lemak mendapat porsi penting dalam setiap aktivitas aerobik.

Jadi, aktivitas aerobik yang dilakukan pada intensitas sedang yaitu 50-75 persen dari Maximal Heart Rate [MHR] dapat membakar lebih banyak lemak, tetapi apakah itu akan membantu dalam pembakaran lemak yang lebih besar dalam jangka panjang? Beberapa peneliti menyatakan tidak.

Tampaknya latihan aerobik pada persentase yang lebih tinggi dari MHR (sekitar 75% atau lebih) membakar lebih banyak dari total kalori, yang mana meningkatkan pembakaran lemak total yang lebih besar. (Max Heart Rate dihitung dengan mengurangi usiamu dari 220.)

Hal ini bukan berarti bahwa aerobik intensitas rendah tidak penting sama sekali. Sebagaimana dijelaskan kemudian, aerobik intensitas kecil punya porsinya sendiri. Namun, jika kamu ingin membakar banyak lemak tubuh dalam waktu singkat, intensitas aerobik yang lebih tinggi memang lebih efektif dilakukan. Sekarang mari kita beralih ke manfaat aerobik intensitas tinggi dibandingkan aerobik intensitas rendah.

Manfaat Latihan Aerobik

Semua bentuk latihan aerobik pada dasarnya akan memberikan banyak manfaat, sementara intensitas tinggi dan metode intensitas rendah (meskipun keduanya dalam zona aerobik pembakaran lemak) memiliki manfaat khusus tergantung masing-masing orang.

Untuk menentukan intensitas yang tepat sebagai pola latihanmu maka diperlukan untuk mendapatkan manfaat dari metode aerobik tertentu. Pertama-tama penting untuk menentukan lebih rendah ataukah lebih tinggi capaian akhir denyut jantung sasaran dari Target Hearts Rate (THR) kamu. Ingat, THR dilakukan untuk latihan dengan alat ya. Ujung bawah zona target adalah 55% dari MHR. Ujung tinggi zona target adalah 80% dari MHR. Gunakan kalkulator di atas untuk menentukan angka-angka ini (atau kurangi saja usia Anda dari 220, lalu kalikan hasilnya dengan 55 dan 80, masing-masing.)

Latihan aerobik (terlepas dari besar kecilnya intensitas) akan membantu untuk:

Memperkuat otot-otot yang terlibat dalam proses respirasi, untuk membantu fungsi paru-paru.
Meningkatkan jumlah total sel darah merah di dalam tubuh, untuk memperlancar penyaluran oksigen di seluruh tubuh.
Memperkuat otot jantung, yang akan meningkatkan kondisi jantung dan efisiensi pemompaan adarah.
Mengurangi stres dan ketegangan tubuh serta meningkatkan kesehatan mental.
Meningkatkan sirkulasi di seluruh area tubuh.
Meningkatkan kepercayaan diri.

Aktivitas aerobik intensitas rendah hingga sedang (50-75 persen dari MHR):

Biasanya tidak terlalu membebani sendi, sehingga cukup ideal untuk obesitas orang yang tidak fit.
Bakar lemak langsung (dibandingkan dengan total kalori) dan bisa dilakukan untuk jangka waktu yang lebih lama.
Dapat digunakan sebagai pemulihan aktif dari sistem pelatihan yang lebih intensif.

Aktivitas aerobik intensitas tinggi (70-85 persen dari MHR) akan:

Akan membakar lebih banyak total kalori dan lebih banyak lemak total.
Akan meningkatkan tingkat metabolisme (selama dan setelah pelatihan) ke tingkat yang lebih besar daripada aerobik dengan intensitas yang lebih rendah.
Menawarkan manfaat kebugaran seperti peningkatan daya tahan, kekuatan, dan kinerja atletik.
Membantu pencegahan osteoporosis.

0 Response to "Latihan Aerobik Efektif Membakar Lemak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel