Perawatan Rambut Rontok Setelah Melahirkan

Kredit foto: Flickr Alanna Risse


Perawatan rambut rontok setelah melahirkan memang susah-susah gampang. Setelah masa melahirkan, Anda mungkin menantikan kehilangan perut besar dan berat badan ekstra yang didapat pada saat kehamilan. Tetapi mungkina ada satu hal yang mungkin sangat tidak ingin Anda hilangkan yaitu rambut yang lebih tebal dan berkilau di masa-masa kehamilan.

Itu bukan sekedar imajinasi Anda seorang. Sebagian besar wanita memang menemukan kondisi bahwa kehamilan membuat rambut lebih tebal daripada biasanya. Dan jangan salah sangka, bukan stres karena memiliki bayi yang baru lahir yang membuat rambut Anda rontok. Ada apa dengan rambut kehamilan Anda, apa yang dapat Anda harapkan setelah melahirkan, dan apa yang dapat Anda lakukan tentangnya. Selama kehamilan, memang hormon Anda berubah secara dramatis.

Salah satu penyebab pertamanya adalah human chorionic gonadotropin, atau hCG. Itulah hormon yang mengukur tes kehamilan Anda dan tingkat peningkatannya menunjukkan bahwa Anda hamil. Kehamilan juga menyebabkan beberapa tingkat hormon lain meningkat, termasuk estrogen, progesteron, oksitosin, dan prolaktin. Volume darah Anda juga meningkat selama kehamilan, hingga volume 50 persen lebih besar dari biasanya.
  
Segera setelah bayi Anda lahir, beberapa tingkat hormon Anda turun dengan cepat, termasuk estrogen dan progesteron. Hormon-hormon itu akan kembali ke tingkat normal dalam 24 jam setelah lahir, meskipun prolaktin akan tetap tinggi selama masa menyusui. Volume darah Anda juga menurun, tetapi penurunannya lebih bertahap. Kemudian akan kembali normal beberapa minggu setelah bayi Anda lahir.

Bagaimana hormon memengaruhi rambut Anda

Hormon adalah alasan terbesar untuk perubahan rambut kehamilan Anda dan rambut rontok paska melahirkan. Selama kehamilan, tingkat estrogen Anda yang tinggi mencegah tingkat kerontokan rambut Anda. Biasanya, memang setiap hari rambut Anda rontok dalam jumlah kecil. Selama kehamilan, rambut rontok Anda bisa semakin menurun. Efeknya dilanjutkan oleh peningkatan volume dan sirkulasi darah yang juga menyebabkan rambut Anda rontok lebih sedikit dari biasanya.

Jadi, setelah bayi Anda lahir dan kadar hormon Anda turun, rambut Anda akan berangsur hilang karena rontok yang jauh lebih besar daripada biasanya. Total volume rambut rontok Anda mungkin tidak lebih dari yang Anda rasakan selama sembilan bulan terakhir, tapi sepertinya itu akan terlihat jelas karena semuanya terjadi sekaligus.

Kerontokan rambut setelah bersalin dapat terjadi setiap hari setelah bayi Anda lahir, dan kadang-kadang berlanjut selama satu tahun. Biasanya puncaknya sekitar 4 bulan, jadi jika bayi Anda berumur beberapa bulan dan Anda masih kehilangan banyak rambut, itu bukan saatnya untuk terlalu panik.

Perawatan rambut pascamelahirkan yang bisa dicoba

Biasanya rambut Anda menipis setelah kehamilan. Jika tidak mengkhawatirkan Anda, Anda tidak perlu melakukan apa pun untuk mengobatinya. Dan, sayangnya, belum ada pembuktian jelas tentang mencegah atau memperlambat kerontokan rambut setelah melahirkan. Tetapi jika rambut rontok terasa mengganggu Anda, ada beberapa perawatan yang dapat Anda coba untuk membuat rambut Anda tampak lebih tebal dan sehat.

1. Lewati styling berlebihan

Pemanasan rambut dengan pengering atau alat pengeriting rambut dapat membuatnya terlihat lebih tipis. Cobalah untuk tidak mengenakan cara berlebihan dan biarkan rambut Anda mengering alamiah sampai penipisannya mengecil.

Menyisir dengan terlalu keras juga dapat menyebabkan rambut Anda rontok dalam gumpalan yang lebih besar, jadi bersikaplah lembut saat menyisir dan jangan menyisir terlalu sering dalam sehari. Anda dapat menggunakan waktu ekstra untuk memeluk bayi Anda atau tidur.

2. Makan dengan baik

Berbagai buah, sayuran, dan protein sehat dalam diet Anda adalah cara terbaik untuk memastikan tubuh Anda mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan. Makanan yang disarankan oleh beberapa pakar untuk meningkatkan kesehatan rambut termasuk sayuran hijau gelap (untuk besi dan vitamin C), ubi jalar dan wortel (untuk beta karoten), telur (untuk vitamin D), dan ikan (untuk omega-3 dan magnesium).

3. Minum vitamin Anda

Suplemen vitamin seharusnya tidak menjadi pengganti variasi diet, terutama ketika Anda seorang ibu baru dengan bayi untuk dirawat. Tetapi ini dapat membantu sebagai suplemen jika diet Anda tidak seimbang. Meskipun tidak ada vitamin khusus yang terbukti mempengaruhi kerontokan rambut, tetapi vitamin tetap penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini sering dianjurkan agar melanjutkan vitamin prenatal setelah bayi Anda lahir, terutama jika Anda menyusui.

4. Gunakan sampo volumizer

Meskipun tidak ada bukti jelas tapi sampo kondisioner terkadang membuat rambut terlihat lebih tipis dan lebih lemas. Volumizer dapat menambah bentuk rambut dan membantu Anda mempertahankan penampilan berkilau.

Apakah rambut rontok paska melahirkan Anda normal?
Dalam banyak kasus, rambut rontok paska melahirkan adalah hal yang benar-benar normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Tetapi jika Anda masih melihat gumpalan saat menyikat rambut setelah bayi Anda menyentuh ulang tahun pertamanya, Anda mungkin perlu berbicara dengan dokter kulit untuk memastikan tidak ada penyebab tambahan untuk rambut rontok Anda.

Hal-hal di atas adalah analisa umum dari banyak kondisi yang terjadi. Selalu pahami kondisi pribadi tubuh dan kesehatan Anda karena kondisi masing-masing orang berbeda-beda. Konsultasilah dengan dokter Anda untuk perawatan-perawatan yang Anda butuhkan secara khusus dan jangan sembarangan dalam menerapkan suatu metode perawatan atau produk-produk tertentu.




0 Response to "Perawatan Rambut Rontok Setelah Melahirkan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel